Genre Musik

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Genre Musik? Mungkin anda pernah mendengar kata Genre Musik? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, sejarah, fungsi, bagian, macam, tokoh, perkembangan dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Genre Musik: Pengertian, Fungsi, Bagian Serta Macam-Macamnya

Pengertian Genre Musik

Musik ialah suara yang dirangkain sedemikian bentuk sehingga berisi irama, lagu dan keharmonisan terutama dari suara yang diperoleh dari alat-alat yang bisa memperoleh irama.


Sejarah Musik Pop di Indonesia

Musik pop di Indonesia diawali oleh sebuah grup yang cukup terkenal pada tahun 1970-an. Nama grup ini adalah koes plus. Grup ini menjadi legendaris di Indonesia karena puluhan lagu, bahkan ratusan lahir dari kelompok musik ini, dari yang versi pop, pop jawa, irama melayu, dangdut, pop anak-anak, lagu berbahasa Inggris, irama keroncong, folk song, dan hard beat. Baru-baru ini namanya diabadikan sebagai kelompok musik dengan lagu terbanyak di Museum RecordIndonesia (MURI). Lagu mereka sungguh sederhana baik dalam syair, musik, maupun melodi. Ciri khasnya adalah perpaduan suara antara vokalis mereka (Yon dan Yok) yang khas. Lagu-lagu mereka masih tetap digemari sampai sekarang.


Fungsi Genre Musik

Berikut ini terdapat beberapa fungsi genre musik, yakni sebagai berikut:

  1. Menjadi media untuk mengutarakan emosi, musik berfungsi untuk mencetuskan emosi baik bagi penulis lagu dan para penikmat musik.
  2. Menjadi media hiburan, musik yang dimainkan secara berbarengan akan memperoleh suara yang ramai dan menghibur.
  3. Menjadi media bisnis, pada saat ini industri musik ialah salah satu industri inovatif yang paling produktif.
  4. Menenteramkan jiwa, musik juga dipakai sebagai salah satu sarana relaksasi dan pendamaian jiwa.
  5. Menjadi media komunikasi, misalnya apabila suatu upacara sudah dimulai maka akan divokalkan musik khusus sebagai sinyal bahwa upacara sudah dimulai.
  6. Menyambut tamu, misalnya menyambut pemain sepakbola yang masuk ke dalam stadion.
  7. Mengembangkan kecerdasan, ada pengkajian yang memberitahukan bahwa bermain musik dapat mengembangkan kecerdasan.
  8. Sebagai pengiring tarian, musik banyak dipakai sebagai pengiring tarian.

Bagian-Bagian Genre Musik

Berikut ini terdapat beberapa bagian-bagian genre musik, yakni sebagai berikut:

  • Melodi

Melodi ialah suatu kesatuan bagian yang terstruktur dari nada-nada dengan rangkaian, interval, dan tinggi rendah yang berirama.


  • Irama

Irama ialah perubahan panjang pendek, tinggi rendah, dan keras lembut nada dalam suatu susunan musik.

Baca Lainnya :  Hipotesis Adalah

  • Birama

Birama ialah bagian dari seni yang berbentuk berirama atau pukulan yang berulang yang timbul secara berirama di waktu yang berbarengan.


  • Harmoni

Harmoni ialah segolongan nada yang apabila dimainkan berbarengan akan membentuk sebuah bunyi yang enak dinikmati maupun didengar.


  • Tangga Nada

Tangga nada ialah untaian nada yang dirangkain bertingkat, terdapat dua macam tangga nada yakni tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.


  • Tempo

Tempo adalah tingkatan kecepatan ketukan lagu.


  • Dinamika

Dinamika ialah trak untuk memainkan nada dengan bagian lembut ataupun keras.


  • Timbre

Timbre adalah tingkat ataupun warna bunyi.


  • Ekspresi

Luapan perasaan yang bersumber dari dalam hati bisa ditentukan melewati mimik muka, apakah senang, sedih, romantis dan lain-lainnya.


Macam-Macam Genre Musik

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam genre musik, yakni sebagai berikut:

1. Pop

Pop ialah bentuk modern dari rock and roll. Jenis musik tersebut tercipta sekitar tahun 1950-an.


2. RnB

RnB ialah genre yang cukup terkenal yang berasal dari musik Afrika-Amerika yang tercipta sekitar tahun 1940-an.


3. Rock

Rock ialah jenis musik terkenal yang berasal dari musik rock and roll di AS yang tercipta sekitar tahun 1950-an.


4. Dangdut

Dangdut ialah jenis musik yang terkenal di Indonesia. Bentuk musik tersebut berinti dari musik Melayu yang tercipta sekitar tahun 1940-an.


5. Blues

Blues ialah jenis musik blues berasal dari Afrika-Amerika dan terkenal sekitar abad ke 19.


6. Country

Country ialah jenis musik yang berasal dari Amerika Serikat selatan di Atlanta dan Georgia sekitar tahun 1920.


7. Hip Hop

Hip Hop ialah jenis musik yang terdiri dari musik berirama dan bergaya yang umumnya diperoleh rap dan suara ritmis.


8. Jazz

Musik jazz ialah golongan musik yang berasal dari Afrika-Amerika di akhir abad ke-19.


9. Klasik

Musik klasik ialah jenis musik yang berasal pada busaya musik Barat dan telah ada sejak abad ke-11.


10. Reggae

Reggae ialah jenis musik tersebut berasal dari Jamaika di akhir tahun 1960-an.


Tokoh-tokoh Musik Pop

Musik pop sebenarnya adalah nama musik secara umum. Dengan demikian tokohnya pun kadang susah dibedakan antara musik pop dengan musik yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa tokoh-tokoh musik pop yaitu:

  • Penyanyi pop pria yang terkenal dari luar negri

  1. Elton Jhon
  2. Jesse McCartney
  3. Michael Jackson Ricky Martin
  4. Robbie Williams
  5. justin biber

  • Penyanyi pop wanita yang terkenal dari luar negri

  • Chantal Kreviazuk
  • Celine Dion
  • Madonna
  • Mariah Carey
  • Whitney Houston
  • Selena gomes

  • Grup musik popular dari luar negri

  1. The Beatles
  2. Bee Gees
  3. Duran Duran
  4. Boyzone
  5. Westlife
  6. 1 Direction

  • Penyanyi pop solo yang terkenal dari Indonesia

  • Big Slamet
  • Hetty Koes Endang
  • Ruth Sahanaya
  • Krisdayanti
  • Agnes Monica

  • Grup musik popular dari Indonesia

  1. Koes Plus
  2. Ada Band
  3. Mercy’s
  4. Gigi
  5. Peter pan
  6. Wali
  7. Ungu

Perkembangan Musik Pop di Indonesia

Salah satu ciri musik pop adalah penggunaan ritme yang terasa bebas.dengan mengutamakan permainan drum dan gitar bass. Komposisi melodinya juga mudah dicerna. Biasanya, para musisinya juga menambahkan aksesori musik dan gaya yang beraneka ragam untuk menambah daya tarik dan pemahaman bagi para penikmatnya. Musik pop dibedakan atas musik pop anak-anak dan musik pop dewasa. Musik pop anak umumnya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan memiliki syair yang lebih pendek. Selain itu, komposisi musiknya tidak terlalu kompleks dengan rentan nada yang tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Tema syair musik pop anak-anak biasanya berkisar pada hal-hal yang mendidik, seperti mencintai orang tua, Tuhan, Sekolah, dan Tanah Air.

Baca Lainnya :  Pengertian Penetapan Harga

Sebaliknya, musik pop dewasa umumnya lebih kompleks dengan alunan melodinya lebih bebas dengan improvisasinya lebih banyak, namun ringan. Tema-tema syairnya pun lebih bervariasi, dari kehidupan remaja, percintaan, sampai masalah kritik sosial. Beberapa musisi dan grup band pop indonesia antara lain, Titiek Puspa, Chrisye, Katon Bagaskara, Melly Goeslaw, grup band Peterpan, Ada Band, Kla Project dan sebagainya. Serta dengan artis indonesia antara lain, Kris dayanti, Ari laso, Ruth Sahanaya, dan lain-lain. Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok Koes Bersaudara.


Koes Bersaudara menjadi pelopor musikpop and rock ‘n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia. Sekitar tahun 1976, Koes Plus mulai redup, mungkin karena generasi yang berganti dan selera musik masyarakat yang terusberkembang. Sekitar 1978, Koes Plus benar-benar lesu. Kelesuannya digantikan oleh penyanyi solo ataupun grup yang terus menerus berganti dari tahun ke tahun. Sekitar tahun 1970 sampai 1980-an musik pop Indonesia dihiasi oleh kelompok musik antara lain Koes Plus, Mercy’s, Panber’s, D’Lloyd. Selanjutnya, akhir-akhir ini masuk kelompok-kelompok musik baru seperti Gigi, Sheila On 7 Peterpan, dan Radja. Inilah gambaran bahwa musik pop akan sangat terkenal dalam kurun waktu tertentu dan akan segera menghilang. Setelah menghilangnya Koes Plus sebagai pelopor musik pop di Indonesia, maka muncul lagi generasi musik pop berikutnya.


Contoh Musik Genre

Berikut ini adalah beberapa contoh musik genre yaitu:

1. Musik Klasik

Dalam pengertian aslinya, musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu, mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik. Pengertian lain dari musik klasik adalah semua musik dengan keindahan intelektual yang tinggi dari semua jaman, baik itu berupa simfoni Mozart, kantata Bach atau karya-karya abad 20.


2. Jazz

Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz. Dan musisi Jazz di Indonesia diantaranya ialah Benny Likumahuwa, Krakatau, Bhaskara,Indra Lesmana, Karimata,Bubi Chan, Spirit Band,Jopie Item, Embong Rahardjo, dll.


3. Musik Tradisional

Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi suatu sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional merupakan perbendaharaan seni lokal di masyarakat. Musik tradisional yang ada di Indonesia, diantaranya adalah gamelan ,angklung dan sasando. selain dari musik tradisional yang berasal dari kebudayaan lokal, juga terdapat musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong.

Baca Lainnya :  Paragraf Deskripsi

4. Punk

Punk juga dipelopori oleh musisi-musisi Afro-Amerika, misalnya James Brown, Parliament-Funkadelic, dan Sly and the Family Stone. Di Indonesia, grup musik yang bergenre punk adalah Superman Is Dead (SID) yang berasal dari Bali.


5. Rock

Rock, dalam pengertian yang paling luas, meliputi hampir semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk yang paling awal, rock and roll, adalah perpaduan dari berbagai genre di akhir 1940-an, dengan musisi-musisi seperti Chuck Berry, Bill Haley, Buddy Holly, dan Elvis Presley. Hal ini kemudian didengar oleh orang di seluruh dunia, dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik Inggris, misalnya The Beatles, mulai meniru dan menjadi populer. Grup band Indonesia yang beraliran rock diantara nya adalah The Rock, Ritmic Traumatic, Netral, dan J-Rock.


6. Pop

Musik Pop adalah musik dengan irama yang sederhana sehingga mudah dikenal dan disukai orang banyak (umum). Musik pop tidak hanya di lantunkan atau di bawakan oleh grup band saja, tetapi ada juga penyanyi solo yang bergabung dalam genre pop ini. Contoh grup band Indonesia yang bergenre pop adalah Nidji, Peterpan, Lyla, Ungu, dll. Sedangkan contoh penyanyi solo yang bergenre pop adalah Bunga Citra Lestari, Rossa, Afgan, Vidi aldiano, Krisdayanti, dll.


7. Country

Country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.


8. Electronic

Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog di tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen.


9. Ska, Reggae, Dub

Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub.


10. Hip hop/Rap/Rapcore

Musik hip hop dapat dianggap sebagai subgenre R&B. Dimulai di awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur AS, disebut East Coast hip hop. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal dengan nama West Coast hip hop. Jenis musik ini juga dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik.


“Rapping” kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop. Musisi hip hop / rap yang ada di Indonesia diantaranya ialah J Flow, Iwa K, Zam Zam, Ponco Tempo, Onzzo & DJ Kazz.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Genre Musik: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Bagian, Macam, Tokoh, Perkembangan dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.