Hewan Ovovivivar

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Hewan Ovovivivar? Mungkin anda pernah mendengar kata Hewan Ovovivivar? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, ciri, cara perkembangbiakan, contoh, beserta gambarnya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Hewan Ovovivivar

Pengertian Hewan Ovovivivar

Hewan ovovivivar merupakan hewan yang berkembang biak dengan bertelur dan beranak. Hal ini biasanya terjadi pada hewan sejenis reptil, dan biasanya hidup di dua alam, seperti buaya. Embrionya berkembang di dalam telur, dan telur tetap berada di dalam tubuh induknya sampai telur menetas. Setelah telur menetas, individu baru tersebut keluar dari tubuh induknya. lalu sang induk akan mengeluarkannya (Melahirkan/Beranak) dalam bentuk individu baru yang sejenis.


Ciri-Ciri Hewan Ovovivivar

Berikut adalah ciri-ciri hewan ovovivivar diantaranya yakni:


  • Individu akan bertelur dan menetas di luar tubuh induknya.
  • Pembentukan anak dilakukan dengan cara generatif.
  • Asupan makanan didapatkan dari telur dalam berkembang biak dalam tubuh induk.
  • Setelah menetas spesies akan dikeluarkan dari tubuh induk.
  • Pembuahan terjadi di tubuh betina.
  • Termasuk dalam hewan berdarah dingin.
  • Tidak memiliki rahim.
  • Tidak menyusui.

Cara Perkembangbiakan Hewan Ovovivivar

Cara perkembangbiakan ovovivipar merupakan kombinasi dari ovivar dan vivivar yakni berkembangbiak bertelur dan melahirkan. Ketika terjadi pembuahan, maka embrio yang dihasilkan akan tumbuh dan berkembang di dalam telur. Sekilas memang terdengar mirip ovipar. Tapi, pada ovovivipar, telur tersebut tidak akan dikeluarkan dari tubuh induknya, melainkan akan tetap berada di dalam tubuh induknya sampai menetas. Setelah menetas, baru calon anak tersebut akan dilahirkan lewat tubuh ibunya.  Beberapa hewan yang berkembangbiak dengan ovovivipar di antaranya adalah platypus, kuda laut, beberapa spesies ikan hiu, iguana. ikan pari, buaya, ikan gapi-gapi, dan beberapa jenis ular.

Baca Lainnya :  Sublimasi Adalah

Contoh Hewan Ovovivivar

Berikut adalah beberapa contoh hewan ovovivivar diantaranya yakni:


1. Ikan Hiu

Perkembangbiakan ikan hiu terjadi di dalam tubuhnya. Setelah pembuahan, telur akan terbentuk dan disimpan di tubuh. Telur akan menetas pada periode tertentu jika pertumbuhan embrio sudah mencapai titik optimum. Kondisi ini akan menghasilkan keturunan dalam bentuk bayi. Jika dibandingkan dengan jenis ikan yang lainnya, ikan hiu tidak memproduksi keturunan dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan jenis ikan, tidak merawat keturunan yang dihasilkannya, namun akan hidup berpencar untuk mencari makan sendiri-sendiri.


2. Salamander

Salamander termasuk dalam jenis makhluk vertebrata yang dibilang sangat unik. Sistem perkembangbiakan spesies ini bertelur namun juga beranak sehingga dikategorikan dalam hewan ovovivipar. Salamander memiliki kemampuan untuk mengembalikan bagian tubuhnya yang terpotong. Salamander memiliki bentuk tubuh yang ramping dengan ekor yang panjang.


3. Kuda Laut

Contoh hewan ovovivipar selanjutnya adalah kuda laut. Kuda laut merupakan hewan yang tidak lazim jika dibandingkan dengan hewan-hewan lain yang ada di dunia. Pada umumnya kebiasaan hamil dan melahirkan sering terjadi pada tubuh sang betina, tetapi kuda laut tidak. Kebiasaan hamil dari kuda laut justru terjadi pada sang jantan. Kantung pengemaran yang dimiliki oleh kuda laut sang jantan. Bisa untuk menyimpan dan juga mengerami sel telur yang ada pada tubuhnya. Kuda laut mempunyai tubuh yang sangat bervariasi, dari ukuran 16 mm sampai 35 cm. Kuda laut bisa ditemukan dalam perairan tropis sampai menengah yang ada dipenjuru dunia. Dari beberapa spesies kuda laut tersebut mempunyai warna transparan pada sebagian tubuhnya. Sehingga kuda laut itu sulit untuk terlihat atau ditemui. Populasi dari kuda laut saat ini sudah mulai terancam karena banyaknya penangkapan yang berlebihan.

Baca Lainnya :  Siklus Air

4. Bunglon

Contoh hewan ovovivipar selanjutnya adalah bunglon. Pada umumnya bunglon berkembang biak menggunakan cara bertelur (ovipar). Tetapi ada juga jenis bunglon yang berkembang biak dengan cara menyimpan telur didalam tubuh sang induk. Induk akan melahirkan bayi bunglon, yang dimana akan menetas pada kemudian hari. Sehingga bunglon termasuk ke dalam kelompok ovovivipar. Bunglon memang hewan yang unik karena bisa mengubah warna tubuhnya. Dari warna yang cerah seperti abu-abu, kuning dan hijau dan menjadi warna yang lebih gelap seperti kehitaman dan kecoklatan. Sering kali bunglon ditemukan di semak-semak dan pohon-pohon peneduh yang ada di kebun dan juga pekarangan. Bunglon memangsa berbagai macam serangga yang ia jumpai seperti kupu-kupu, capung, ngengat, lalat dan lai-lain. Bunglon menggunakan cara yang unik didalam menipu mangsanya. Yaitu dengan cara berdiam diri pada pucuk pohon atau bergoyang-goyang seolah-olah terhempah oleh angin.


5. Platypus

Platypus berkembang biak dengan cara ovipar seperti pada jenis aves dan juga burung. Platypus memiliki kelenjar susu sehingga bisa menyusui keturunannya seperti jenis mamalia. Spesies hewan ini banyak ditemukan di bagian timur Australia. Platypus memiliki bentuk seperti bebek dan memiliki kaki berselaput. Tubuh spesies ini diselimuti dengan bulu tebal berwarna coklat yang berfungsi untuk menjaga tubuhnya dalam kondisi hangat. Berat badan dari hewan platypus yaitu antara di bawah 1 kg hingga lebih dari 2 kg. Dan platipus jenis jantan lebih besar 3 kali dibandingkan dengan jenis betinannya.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Hewan Ovovivivar: Pengertian, Ciri, Cara Perkembangbiakan, Contoh, Beserta Gambarnya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya