Kerjasama Regional

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Kerjasama Regional ?Mungkin anda pernah mendengar kata Kerjasama Regional ? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, ciri, manfaat, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Kerjasama Regional

Pengertian Kerjasama Regional

Kerjasama Regional merupakan suatu bentuk kerjasama yang dilakukan oleh dua negara atau lebih yang biasanya berada dalam suatu kawasan tertentu atau wilayah yang berdekatan. Ada beberapa organisasi kerjasama yang tersebar di berbagai kawasan di seluruh dunia. Di kawasan Asia Tenggara ada Asean, Afta dan Apec, Di kawasan Asia Selatan ada Saarc. kemudian di kawasan Asia terdapat ADB dan di kawasan eropa terdapat EFTA dan EU. Biasanya kerjasama regional dilakukan untuk menetapkan suatu kebiajakan yaitu untuk penetapan peraturan dan perjanjian penanaman modal untuk memperkuat posisi tawar-menawar negara anggota dalam menghadapi negara yang lebih maju, melakukan proteksi terhadap pengusaha domestik dalam menghadapi persaingan dari luar kawasan serta pembentukan suatu kawasan perdagangan bebas dengan meniadakan tarif bea masuk terhadap barang yang berasal dari sesama negara anggota untuk meningkatkan skala pasar internasional. Adapun beberapa faktor pendorong adanya kerjasama regional ini diantaranya yaitu:

  1. Berdasarkan kedekatan wilayah dan kesamaan kepentingan
  2. Persamaan latar belakang sejarah ( historis)
  3. Sumber daya alam dan orientasi pemasaran produk ekspor
  4. Teknis

Ciri-Ciri Kerjasama Regional

Berikut adalah beberapa ciri-ciri kerjasama regional diantaranya yakni:

Baca Lainnya :  Demografi adalah

  • Melibatkan lebih dari dua negara
  • Dilakukan untuk mengatasi masalah bersama di suatu kawasan.
  • Terjadinya pertukaran barang dan jasa antara beberapa negara (Ekspor dan Impor)
  • Kerjasama regional berada dalam satu wilayah satu kawasan yaitu asia.

Manfaat Adanya Kerjasama Regional

Adapun beberapa manfaat dengan adanya kerjasama regional antar negara yakni :


  • Membuat tiap tiap negara saling menghargai dan menghormati ideologi masing-masing negara
  • Mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi Negara yang terlibat dalam kerjasama
  • Dapat meningatkan penerapan IPTEK antar negara
  • Dapat meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan
  • Mampu mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia
  • Dapat mencontoh bagaimana cara membuat negara menjadi maju
  • Dapat meningkatkan kerja sama berbagai bidang antar anggota asean dan mampu memelihara kerja sama antar negara anggota asean

Contoh Kerjasama Regional

Berikut adalah beberapa bentuk dan contoh negara yang melakukan kerjasama regional anatara lain yakni:


1. North America Free Trade Area (NAFTA)

Kawasan Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dibentuk pada tanggal 12 Agustus 1992. Negara yang menjadi anggota NAFTA adalah Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Negaranegara tersebut sepakat untuk membentuk kawasan perdagangan bebas bersama. Namun NAFTA mulai aktif pada tahun 1994. Apakah tujuan pembentukan NAFTA yaitu untuk mengatur impor dan produksi sesama anggota, meningkatkan kegiatan ekonomi di antara negara anggota.


2. Asian Development Bank

Sebuah institusi keuangan yang diperuntukkan bagi pengatasan kemiskinan di benua Asia dan Kawasan Pasifik. Institusi ini berdiri pada tahun 1966 dengan 31 negara anggota dan terus berkembang. Terbukti di tahun ini sudah ada 63 negara yang sudah bergabung. Salah satu proyek terkenalnya adalah pembangunan jalur pipa Trans – Afganistan, dan program kerja Asia Tengah.

Baca Lainnya :  Transportasi Pasif

3. ASEAN (Assocition of Southeast Asian Nations)

ASEAN yang merupakan kerjasama negara- negara yang berada di wilayah Asia Tenggara. Adapun tujuan dari organisasi  ASEAN yakni untuk mengukuhkan kerja sama regional negara- negara Di Asia Tenggara, mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara, meningkatkan perdamaian dan stabilitas keamanan di Asia Tenggara, meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang sosial, ekonomi, kebudayaan, administrasi, dan IPTEK.


4. Asean Free Trade Area (AFTA)

AFTA merupakan kesepakatan perdagangan bebas antara negara-negara yang tergabung dalam ASEAN. Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) untuk pertama kalinya dicetuskan dalam KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada tanggal 27-28 Januari 1992. AFTA secara resmi dimulai pada tanggal 1 Januari 1993. AFTA beranggotakan tujuh negara anggota ASEAN. Dengan AFTA diharapkan negara anggota lebih meningkatkan penghasilan ekspor masing-masing anggota; mengingkatkan investasi dalam kegiatan produksi dan jasa antaranggota. Selain itu, negara anggota AFTA diharapkan dapat meningkatkan investasi dari negara bukan anggota. Adapun tujaun AFTA yakni untuk meningkatkan perdagangan dan spesialisasi di lingkungan ASEAN, serta meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi dan jasa antar anggota ASEAN.


5. Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)

OPEC merupakan salah satu contoh dari kerja sama antar regional di bidang ekonomi yang satu ini memiliki tujuan yaitu merundingkan segala masalah mengenai harga, produksi, dan hak konsesi minyak bumi dengan berbagai perusahaan minyak. Organisasi ini didirikan pada 14 September 1960 di Kota Baghdad Irak, dengan anggota awal sebanyak lima negara. pada tahun 1962, Indonesia bergabung ke dalam keanggotaan OPEC namun pada tahun 2008 indonesia menjadi negara net importir minyak sehingga keanggotaannya di dalam OPEC ditangguhkan dan menjadi anggota aktif lagi pada tahun 2014. Namun, pada tahun 2016, Indonesia kembali ditangguhkan keanggotaannya karena kebijakan OPEC bahwa Indonesia harus menurunkan produksi minyaknya agar penurunan harga minyak dunia dapat dihambat.

Baca Lainnya :  Contoh Karya Ilmiah

Demikian Penjelasan Materi Tentang Kerjasama Regional: Pengertian, Ciri, Manfaat, Contoh

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya