Komunikasi Intrapersonal

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Komunikasi Intrapersonal? Mungkin anda pernah mendengar kata Komunikasi IntrapersonalDisini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, tujuan, fungsi, proses. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Komunikasi Intrapersonal

Pengertian Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi Intrapersonal merupakan suatu proses yang terjadi di dalam individu mulai dari kegiatan menerima pesan atau informasi, mengolah, menyimpan dan menghasilkan kembali. Komunikasi intrapersonal juga dapat diartikan proses komunikasi yang terjadi di dalam diri individu (internal). Biasanya aktivitas komunikasi intrapersonal yang dilakukan manusia sehari-hari dalam upaya memahami diri sendiri diantaranya adalah: berdoa, bersyukur, intropeksi diri dengan meninjau perbuatan diri sendiri dan berimajinasi secara kreatif. Contohnya ketika anda bersama seseorang, apa yang anda pikirkan termasuk dengan komunikasi intrapersonal.


Pengertian Komunikasi Intrapersonal Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian komunikasi intrapersonal menurut para ahli yakni:


1. Judy Pearson dan Paul Nelson 

Menurut Judy Pearson komunikasi intrapersonal merupakan proses menggunakan pesan untuk menghasilkan makna di dalam diri.


2. Dictionary of Mass Communication dan Media Research

Menurut Dictionary komunikasi intrapersonal merupakan suatu proses komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang. Dalam hal ini, pengirim pesan dan penerima pesan adala orang yang sama.


3. Jurgen Ruesch dan Gregory Bateson

Menurut Jurgen komunikasi intrapersonal merupakan bentuk khusus dari komunikasi interpersonal dan dialog adalah dasar dari semua wacana. Komunikasi intrapersonal mencakup berbicara kepada diri sendiri, membaca dalam hati, mengulangi apa yang didengar, berbagai kegiatan tambahan dalam hal berbicara dan mendengar apa yang dipikirkan, membaca dan mendengar dapat meningkatkan konsentrasi dan retensi.

Baca Lainnya :  Hukum Adat

4. Jalaludin Rakhmat

Menurut Jalaludin komunikasi intrapersonal merupakan suatu komunikasi bahwa jika dilihat dari segi psikologi komunikasi maka yang dimaksud dengan komunikasi intrapersonal adalah proses pengolahan informasi yang meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berpikir.


Tujuan Komunikasi Intrapersonal

Menemukan personal atau pribadi diri kita adn lebih mengenal diri kita serta menggambarkan siapa dan apa yang kita pikirkan tentang diri kita. Pemahaman diri pribadi ini berkembang sejalan dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam hidup kita. Kita tidak terlahir dengan pemahaman akan siapa diri kita, tetapi prilaku kita selama ini memainkan peran penting bagaimana kita membangun pemahaman diri pribadi ini.


Fungsi

Berikut adalah beberapa fungsi komunikasi intrapersonal antara lain sebagai berikut :


  • Kesadaran diri apabila seseorang melakukan komunikasi intapersonal maka memungkinkan orang tersebut mampu menyadari setiap aspek kepribadian mereka sendiri. Dengan introspeksi, orang akan menjadi sadar akan kualitas yang membantu membentuk kepribadiannya yang pada gilirannya membuatnya sadar akan motivasi, aspirasi, dan harapannya kepada dunia. Jika pemahaman diri seseorang mutlak, akan membantu mengkomunikasikan keinginan dan kebutuhannya kepada orang lain dengan mudah.
  • Rasa percaya diri sadar diri membuat seseorang merasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri.
  • Manajemen diri fakta bahwa seseorang sadar akan kekuatan dan kekurangan yang dimilikinya, ia melengkapi dirinya untuk mengelola urusan sehari-hari secara efisien dengan menggunakan kekuatannya secara maksimal yang pada gilirannya mengkompensasi kelemahannya.
  • Motivasi diri pengetahuan mutlak tentang apa yang seseorang inginkan dari kehidupan dan memungkinkan orang tersebut berusaha mencapai tujuan dan sasaran tersebut sambil terus memotivasi diri mereka sendiri.
  • Terfokus kualitas motivasi diri dan manajemen diri akan membantu mengembangkan konsentrasi yang lebih dalam mengarahkan fokusnya pada tugas yang ada.
  • Kemandirian kesadaran diri memungkinkan orang untuk mandiri.
  • Kemampuan beradaptasi orang akan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya karena pengetahuan tentang kualitasnya sendiri memungkinkannya untuk percaya diri dan dengan tenang mengambil keputusan dan mengubah pendekatannya sesuai dengan respon terhadap stimulus situasional.
Baca Lainnya :  Kerajaan Kediri

Proses Komunikasi Intrapersonal

Berikut adalah beberapa proses komunikasi intrapersonal antara lain yakni:


1. Sensasi

Sensasi merupakan tahap awal penerimaan pesan atau informasi yang diterima oleh sensor atau alat indera manusia (eksteroseptor, interoseptor, proprioseptor). Seorang ahli komunikasi yang bernama Mark Knapp menunjukkan sebuah kerangka kerja yang berguna untuk memahami proses komunikasi intrapersonal. Menurut Knapp, terdapat dua faktor yang mempengaruhi komunikasi intrapersonal yaitu stimuli internal dan stimuli eksternal.

  • Stimuli internal meliputi motif-motif peribadi, sikap, dan konsep diri.
  • Stimuli eksternal meliputi berbagai kejadian, obyek, dan orang yang berada di luar individu. Seorang individu akan membentuk persepsi, perasaan, dan makna penafsiran sebuah kesan yang dibuat tentang dirinya dan sekitarnya pada saat tertentu. Stimuli-stimuli tersebut kemudian ditangkap oleh organ-organ sensor dan mengirimkannya ke otak. Proses ini disebut dengan resepsi.

2. Persepsi

Persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan.


Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi adalah:

  • Perhatian :Faktor eksternal
  • Faktor internal
  • Faktor Fungsional
  • Faktor Structural

3. Berfikir

Menurut Floyd L. Ruch, berpikir adalah manipulasi atau organisasi unsur-unsur lingkungan dengan menggunakan lambang-lambang sehinga tidak perlu langsung melakukan kegiatan yang tampak. Jelas berpikir melibatkan penggunaan lambang, visual, atau grafis. Berpikir kita lakukan untuk memahami realitas dalam rangka mengambil keputusan, memecahkan persoalan, dan menghasilkan yang baru.


4. Memori. 

Tahap selanjutnya adalah memproses stimuli yang terjadi dalam tiga tingkatan yaitu kognitif, emosional, dan fisiologis. Proses kognitif berhubungan dengan intelektual diri termasuk penyimpanan, retrieval, pemilahan, dan asimilasi informasi. Proses emosional berkaitan dengan emosi diri. Semua emosi dan sikap, kepercayaan, dan pendapat berinteraksi untuk menentukan respon emosi terhadap berbagai stimulus. Proses fisiologis terjadi pada tingkatan fisiologis dan hal ini berkaitan dengan psikologis diri. Respon semacam ini direfleksikan melalui perilaku fisik seperti aktivitas otak, tekanan darah, dan lain-lain.

Baca Lainnya :  Gaya Renang Bebas adalah

Demikian Penjelasan Materi Tentang Komunikasi Intrapersonal: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Proses
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi