Pengertian Aktiva

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Aktiva ? Mungkin anda pernah mendengar kata Aktiva ? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, jenis, rumus. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Aktiva

Pengertian Aktiva

Aset atau aktiva adalah semua aset yang dimiliki oleh perusahaan, baik dalam bentuk aset yang dimiliki oleh perusahaan maupun hak.

Aset perusahaan dapat diukur secara akurat dan jelas menggunakan satuan uang dan dapat disortir berdasarkan konversi ke uang tunai.

Menurut FASB atau Dewan Standar Akuntansi Keuangan, aset adalah pengembalian ekonomi yang cukup dan solid di masa depan, memungkinkan perusahaan untuk mengontrol atau memiliki aset sebagai akibat dari peristiwa transaksi yang telah terjadi di masa lalu.

Maksud kata tersebut, cukup dan jelas dalam uraian FASB, adalah bahwa suatu aset dapat digunakan oleh perusahaan sebagai modal untuk kegiatan operasionalnya (baik pembiayaan maupun investasi).

Pernyataan transaksi sebelumnya dapat diartikan sebagai penjelasan pembelian, piutang, penerbitan saham, pinjaman dengan bank, lembaga keuangan, dan lembaga investasi.

Dalam arti lain, aset adalah sumber daya yang dimiliki oleh organisasi bisnis atau bisnis. Bentuknya mungkin juga fisik atau non-fisik, mungkin bentuk hak, dan dapat memberikan manfaat ekonomi di masa depan.


Sifat-Sifat Aktiva

Sifat-sifat Aktiva umumnya dapat dikategorikan menjadi 3 sebagai berikut:

  1. Mempunyai kemungkinan manfaat di masa datang yang berbentuk kemampuan baik sendiri.
    Atau kombinasi dengan aktiva lainnya untuk menyumbang pada aliran kas masuk di masa datang baik langsung maupun tidak langsung.
  2. Badan usaha tertentu dapat memperoleh manfaatnya dan mengawasi manfaat tersebut.
  3. Transaksi-transaksi yang menyebabkan timbulnya hak perusahaan untuk memperoleh dan mengawasi manfaat tersebut sudah terjadi.
Baca Lainnya :  Diskriminasi Adalah

Jenis-Jenis Aktiva

Aset umumnya dapat dikategorikan menjadi 2 sebagai berikut:


1. Aset lancar

Ini adalah jenis aset yang memiliki manfaat jangka pendek (satu tahun atau kurang) dan sudah dapat dikonversi menjadi uang tunai.

Aset lancar adalah:

  • Uang tunai adalah uang tunai yang dapat digunakan untuk mendanai operasi suatu perusahaan.
  • Piutang usaha adalah tagihan kepada kreditor atau pelanggan sebagai hasil dari transaksi penjualan kredit.
  • Inventaris produk, yaitu, semua produk yang diperdagangkan sebelum neraca dijual atau dijual di gudang.
  • Surat berharga adalah kepemilikan saham atau obligasi perusahaan lain yang bersifat sementara dan dapat dijual kembali setiap saat.
  • Barang habis pakai adalah semua peralatan yang dapat Anda gunakan untuk menjalankan bisnis Anda dan merupakan barang habis pakai.
  • Sewa prabayar adalah biaya yang dapat digunakan perusahaan sebagai lokasi bisnis untuk mendapatkan layanan atau lokasi dari pihak lain.
  • Biaya di muka, yaitu pembayaran yang dapat Anda bayarkan pada awalnya, tetapi tidak wajib untuk periode yang relevan.
  • Piutang pendapatan atau penghasilan yang masih harus dibayar, yaitu pendapatan yang berhak diberikan oleh perusahaan, tetapi pembayarannya belum diterima.
  • Piutang adalah pesanan faktur dari suatu entitas / perusahaan kepada pihak lain yang namanya disebutkan dalam surat itu.

2. Aset tidak lancar

Jenis aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dengan jelas (spesifik) diidentifikasi dan diukur dan bertahan untuk waktu yang lama (lebih dari satu tahun).

Berikut ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


  • Aset tetap

Ini adalah aset berwujud, siap digunakan dalam bentuknya, atau prebuilt dan dapat digunakan untuk menjalankan perusahaan. Utilitas aset tetap biasanya dapat dibeli untuk digunakan oleh perusahaan untuk tujuan penjualan kembali.

Baca Lainnya :  Pengertian Polimer

Contoh aset tetap adalah:

  • Tanah / Wilayah
  • Gedung / gedung kantor
  • Perlengkapan kantor (perabot kantor)
  • Simpan furnitur
  • Mesin, mesin

Karakteristik aset tetap oleh para ahli adalah sebagai berikut.

1. Menurut pandangan Jerry J. Weygandt (2007), aktiva tetap memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Bentuk fisik (bentuk dan ukuran yang jelas)
  • Dapat digunakan dalam kegiatan operasional
  • Jangan menjual ke konsumen

2. Menurut Soemarso S.R (2005), aktiva tetap memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Masa penggunaan lebih dari 1 tahun
  • Dapat digunakan dalam aktivitas perusahaan
  • Dimiliki untuk mencegah penjualan kembali dalam kegiatan bisnis normal
  • Nilainya cukup besar

  • Aset tidak berwujud

Ini adalah aset yang tidak dapat disentuh tetapi memiliki beberapa kelebihan, dan tidak dapat disimpan sebagai inventaris. Aset-aset ini juga disebut sebagai hak istimewa, yang dimiliki dan membawa manfaat ekonomi bagi perusahaan.

Kepemilikan dan kepemilikan aset tidak berwujud perusahaan dilindungi oleh hukum. Itu adalah:

  1. Hak cipta (hak cipta) adalah hak tunggal yang diberikan kepada seseorang atau entitas oleh Pemerintah sebagai hasil dari sebuah karya, karya seni, tulisan, atau karya intelektual.
  2. Goodwill adalah nilai tambah yang dimiliki perusahaan melalui fitur-fitur khusus tertentu.
  3. Hak paten adalah satu-satunya hak yang diberikan pemerintah kepada individu atau entitas untuk penemuan tertentu.
  4. Merek dagang adalah hak yang diberikan oleh pemerintah kepada suatu organisasi untuk memungkinkan nama dan namanya digunakan untuk bisnisnya.
  5. Hak sewa adalah hak bahwa pihak lain dapat menggunakan aset tetap dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian sebelumnya.
  6. Waralaba istimewa berarti bahwa seseorang atau entitas menerima dari pihak lain untuk memungkinkan resep, teknologi, atau produk tertentu untuk dikomersialkan.

  • Investasi jangka panjang (investasi)

Investasi jangka panjang adalah bentuk partisipasi bisnis jangka panjang selain dari kegiatan utama perusahaan.

Baca Lainnya :  Akhlak Adalah

Rumus Aktiva

  1. Aktiva Lancar = Kas + Piutang + Perlengkapan + DDM
  2. Aktiva Tetap = (Mesin – Akum Peny. Mesin) + (Peralatan – Akum Peny. Peralatan) + (Gedung – Akum Peny Gedung) + (Kendaraan – Akum Peny. Kendaraan) + Tanah
  3. Total Aktiva/Harta = Jumlah Aktiva Lancar + Jumlah Aktiva Tetap

Ini adalah definisi aset, jenis, dan ekspresi aset akuntansi yang harus Anda ketahui. Aset bisnis adalah hal yang sangat penting yang harus dikelola dengan baik untuk memberi manfaat bagi perusahaan sambil mendorongnya untuk mencapai tujuannya. Mengelola aset tidak mudah.


Cara Memperoleh Aktiva

Ada beberapa cara untuk memperoleh Aset

  • Aktiva bisa diperolah dengan cara diproduksi atau dibangun sendiri,
  • Bisa didapat dengan dibeli
  • Pertukaran aset maupun sumbangan dari pihak lain.

Jika ditelaah, kepemilikan aset tidak hanya mengenai aset aset yang ber-hak milik saja.

Tetapi bisa juga hak hak yang lain misalnya hak sewa, hak guna bangunan, hak tagih, hak pakai maupun yang lainnya.

Perbedaan hak kepemilikan tersebut nantinya akan mempengaruhi jenis item dan penggolongan aktiva didalam laporan keuangan.

Contoh aktiva misalnya uang tunai (kas), tanah, bangunan, peralatan, perlengkapan, sewa dibayar dimuka, hak paten dan lainnya.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Pengertian Aktiva: Sifat, Jenis, Rumus, Cara dan Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi