Pengertian Menggambar

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Menggambar? Mungkin anda pernah mendengar kata Menggambar? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, media, bahan, alat, macam, teknik, proses, dasar, jenis, tahap, unsur dan manfaat. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Pengertian Menggambar

Pengertian Menggambar

Menggambar (Inggris : drawing) adalah kegiatan-kegiatan membentuk imajinasi dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat, bisa pula membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar. Pelakunya populer dengan sebutan penggambar atau juru gambar (inggris: draftsman) yang merupakan salah satu bagian pekerjaan dari perupa. Menggambar sedikit dibedakan dengan kegiatan melukis. Melukis bisa disebut sebagai tahap penyelesaian sebuah gambar dengan pigmen yang diberi medium cair  dan diaplikasikan dengan kuas. Sementara menggambar lebih menitikberatkan penggunaan garis dan komposisi. Menggambar mempunyai pengertian suatu usaha mengungkapkan  dan mengkomunikasikan pikiran, ide / gagasan, gejolak / perasaan maupun imajinasi dalam wujud dwimatra yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna. Dalam hal ini menggambar mengutamakan kegunaan sedangkan melukis mengutamakan ekspresi. Seni menggambar merupakan karya seni rupa yang paling mudah dan cepat untuk dihasilkan dengan goresan-goresan yang berbekas pada suatu permukaan misalnya pensil untuk kertas atau benda-benda tajam untuk dinding gua pada masa lampau.


Media Menggambar

Yang sering digunakan adalah pensil grafit, pena, krayon, pensil warna, kuas tinta, pensil konte, cat air, cat minyak, pastel, dan spidol. Bisa pula dengan peralatan digital seperti stylus, mouse, atau alat lain yang menghasilkan efek sama seperti peralatan manual. Media permukaan yang sering digunakan adalah kertas, meskipun tidak menutup kemungkinan pula digunakannya media lain seperti kain, permukaan kayu, dinding, dan lain-lain. Sebagai peralatan pendukung, digunakan pula penyerut pensil, kertas pasir, penghapus khusus, chamois, penggaris, larutan fixatif, dan selotip khusus menggambar untuk membuat efek-efek tertentu. Meja gambar digunakan untuk mengurangi distorsi dan kesalahan perspektif akibat ketidaknormalan posisi mata saat menggambar.

  • Pensil

Pensil adalah alat tulis dan lukis yang awalnya terbuat dari grafit murni. Penulisan dilakukan dengan menggoreskan grafit tersebut ke atas media. Namun grafit murni cenderung mudah patah, terlalu lembut, memberikan efek kotor saat media bergesekan dengan tangan, dan mengotori tangan saat dipegang. Karena itu kemudian diciptakan campuran grafit dengan tanah liat agar komposisinya lebih keras. Selanjutnya komposisi campuran ini dibalut dengan kertas atau kayu.


  • Pena

Pena adalah alat tulis yang menggunakan tinta. Ada berbagai warna tinta pen, yang paling umum adalah biru, hitam, dan merah. Ada berbagai macam pen, di antaranya pulpen, pena bulu, dan spidol. Pena berbeda dari pensil karena tintanya tidak dapat dihapus, meski bisa ditutupi menggunakan tip-ex.


  • Krayon

Krayon adalah peralatan gambar yang dibuat dari lilin berwarna, air, dan talk atau kapur. Krayon banyak digunakan oleh anak-anak untuk menggambar, dan seniman juga menggunakannya.


  • Cat air

Cat air atau populer juga dengan sebutan aquarel adalah medium lukisan yang menggunakan pigmen dengan pelarut air dengan sifat transparan. Meskipun medium permukaannya bisa bervariasi, biasanya yang digunakan adalah kertas. Selain itu bisa pula papyrus, plastik, kulit, kain, kayu, atau kanvas. Secara umum, cat air digunakan karena sifat transparansinya. Gouache adalah medium sejenis yang tidak transparan. Hasil karya lukisan cat air biasanya bersifat sangat ekspresif, atau sebaliknya sangat impresif, tergantung teknik yang digunakan.


  • Cat minyak

Cat Minyak adalah cat yang terdiri atas partikel-partikel pigmen yang disuspensi dengan media minyak.


  • Pastel

Pastel atau yang dikenal dgn oil pastel, adalah serbuk yang direkatkan dengan arabic gum dan dibentuk menjadi batangan-batangan yang rapuh. Jika digosokkan ke kertas yang cukup kasar, ikatan tersebut akan lepas dan serbuk warna akan menempel ke kertas.

Baca Lainnya :  Kerajaan Sriwijaya

Bahan dan Alat Menggambar

Anda sebaiknya mengetahui ciri / karakteristik media (alat dan bahan) untuk menggambar dan melukis serta mencoba membuat gambar maupun lukisan dengan bahan dan alat sebagai berikut :

1. Kertas

Bermacam-macam kertas dapat dipilih untuk menggambar seperti kertas licin, kertas kasar, kertas serap, kertas tebal, kertas tipis, dan sebagainya. Tidak setiap kertas cocok dengan setiap alat. Kadang-kadang dipilih kertas yang licin agar pena dapat meluncur dengan mudah, sedangkan pada kesempatan yang lain menghendaki sedikit hambatan, maka dipilih kertas yang kasar. Ada tiga jenis kertas dasar antara lain:

  1. Kertas buram seperti kertas stensil atau kertas Koran untuk surat kabar, ukuran kuarto atau selebar Koran.
  2. Kertas putih dan tipis (HVS)
  3. Kertas gambar yang baik dengan tebal yang bermacam-macam, dalam lembaran, gulungan, atau bentuk buku

2. Alas Gambar

Alas gambar dapat menggunakan tripleks, papan kayu, atau karton yang tebal.


3. Bahan dan Alat Gambar

  • Pensil ada yang keras, sedang, dan ada yang lembut tidak banyak memberi kedalaman.
  • Konte merupakan alat yang lunak, cocok untuk menggambar terang dan gelap. Garisnya hitam seperti beledu, kesannya kusam dan kasar dari pada garis potlot meskipun dibuat tebal, tidak ada kilauan logam seperti pensil.
  • Pastel adalah sejenis kapur yang mempunyai daya perekat kuat disbanding kapur. Sifat pastel dapat menutup warna lain dan dapat pula untuk percampuran warna tertentu, penggunaanya seperti kapur.
  • Krayon bentuk dan warnanya menyerupai pastel, namun banyak mengandung lilin atau lemak. Sifat krayon mempunyai daya rekat tinggi, oleh sebab itu, sulit dihapus dan sulit dicampur dengan warna-warna lain.
  • Pena sebagai alat menggambar ada bermacam-macam bentuk ujungnya, dan tinta sebagai bahan/ media ungkapnya ada yang cair dan ada yang kental.
  • Bolpoin, spidol, pulpen, mempunyai bermacam-macam warna.

Macam-macam Menggambar

Berikut ini adalah beberapa macam-macam menggambar yaitu:

  • Menggambar Ekspresi

Menggambar ekspresi adalah usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan pikiran, ide/gagasan, gejolak perasaan/ emosi serta imajinasi dalam wujud dwimatra yang bernilai artistic dengan menggunakan garis dan warna. Unsure yang menonjol adalah garis. Seluruh kontur maupun isian warna berupa garis. Ungkapan tersebuit sangat pribadi, sehingga gambar yang dihasilkan menunjukkan kreativitas maupun ketrampilan sesuai dengan diri penggambar.


  • Menggambar Bentuk

Menggambar bentuk merupakan usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan pikiran, ide/gagasan, gejolak perasaan/ emosi serta imajinasi dalam wujud dwimatra yang bernilai artistic dengan menggunakan garis dan warna. Hasil gambarannya menunjukkan kreativitas maupun ketrampilan penggambar dalam menampilkan ketepatanbentuk maupun jenis benda yang digambar.


  • Menggambar ilustrasi

Ilustrasi berasal dari kata bahasa Belanda yaitu ilustratie, yang artinya hiasan dengan gambar/ pembuatan sesuatu yang jelas. Ilustrasi dapat dilihat pada karya cetak maupun dalam buku-buku, yang fungsinya menambah kejelasan pada buku bacaan atau menhiasi buku. Bermacam-macam gambar, seperti karikatur, gambar manusia, binatang, diagram, foto dan bagan yang terdapat dalam buku pelajaran biologi, sejarah, bahasa maupun dalam majalah atau buku ceritera termasuk ilustrasi.

Gambar ilustrasi dapat dikatakan sebagai alat bantu untuk memberikan kejelasan suatu isi naskah.  Berbagai ilustrasi antara lain:

1. Ilustrasi pada buku pelajaran

  • Hubungan listrik secara seri yakni kutub positif dihubungkan dengan kutub negative.
  • Hubungan listrik secara paralel yakni kutub positif dihubungkan dengan kutub positif.

2. Karikatur

Karikatur bermula dari kata “caricature” (italia) berate melebih-lebihkan atau menambah daya. Maksudnya karikatur adalah melebih-lebihkan atau mendistorsi karakter seseorang dengan lucu dan aneh. Karikatur masuk dalam kartun. Karikatur hanya berhasrat menapilkan suatu objek manusia, dengan cara melebih-lebihkan cirikhasnya. Karikatur tidak ingin bercerita seperti kartun.


3. Gambar Kartun

Kata “cartoon” semula digunakan untuk menyebutkan “desain” atau “sketsa” yakni, corat-corat awal yang  banyak dibuat oleh para pelukis. Pada tahun 1841, di London dibangun istana Westminster ( tempat majelis parlemen). Saat itu Pangeran Albert mengadakan sayembara membuat desain kartun untuk merancang fresco di tembok gedung tersebut. Ternyata banyak desai kartun yang terkumpul bentuknya lucu dan aneh. Karenanya sangat geli, John Leech memuatnya dimajalah “PUNCH” dengan nada sindiri yang berjudul “Cartoons”.


Teknik Menggambar Ilustrasi

Menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan teknik kering dan teknik basah.Alat dan bahan untuk menggambar ilustrasi dengan teknik kering seperti pensil, arang, kapur, krayon, atau bahan lain yang tidak memerlukan air. Sedangkan pada teknik basah media yang diperlukan berupa cat air, tinta bak, cat poster, cat akrilik dan cat minyak yang menggunakan air atau minyak sebagai pengencer.

  • Teknik Kering

Menggambar ilustrasi dengan teknik kering yaitu, tidak perlu menggunakan pengencer air atau minyak. Ilustrasi dibuat langsung pada bidang dua dimensi berupa kertas gambar kemudian dibuat sketsa untuk selanjutnya diberi aksen garis atau warna sesuai dengan media kering yang digunakan. Beberapa contoh media kering dapat dijelaskan sebagai berikut:

Baca Lainnya :  Hukum Adat

1. Pensil

Pensil yang digunakan dalam menggambar ilustrasi adalah 2B-6B.


2. Arang

Arang yang digunakan untuk menggambar ilustrasi adalah yang terbuat dari bahan dasar kayu. Menggambar dengan arang akan meninggalkan debu pada kertas.


3. Krayon atau pastel colour

Pastel Colour banyak ragam variasi warnanya, digunakan dalam menggambar ilustrasi yang menginginkan variasi pewarnaan.


4. Charcoal

Berbentuk seperti pensil warna dengan lapisan kertas sebagai pembungkusnya. Charcoal memiliki warna tajam/jelas.


5. Pulpen

Digunakan sebagai alat untuk menggambar ilustrasi dengan karakter tegas pada garis-garis gambarnya.


  • Teknik Basah

Media yang digunakan untuk teknik basah antara lain seperti, cat air, cat minyak, tinta, atau media lain yang memerlukan air atau minyak sebagai pengencer. Ilustrasi dibuat dengan cara membuat sketsa pada bidang gambar dua dimensi berupa kertas atau kanvas kemudian diberi warna sesuai dengan media basah yang sudah ditentukan


Proses Menggambar Ilustrasi

Ilustrasi merupakan salah satu jenis kegiatan menggambar yang membutuhkan keterampilan menggambar bentuk. Bentuk yang digambar harus dapat memperjelas, mempertegas dan memperindah isi cerita atau narasi yang menjadi tema gambar. Garis, bentuk, dan pemberian warna disesuaikan dengan keseimbangan, komposisi, proporsi, dan kesatuan antara gambar dan narasi Beberapa tahapan dalam menggambar ilustrasi adalah sebagai berikut :

  1. Menentukan tema gambar berdasarkan cerita atau narasi.
  2. Menentukan jenis gambar ilustrasi yang akan dibuat.
  3. Menentukan irama, komposisi, proporsi, keseimbangan, dan kesatuan pada objek gambar.
  4. Menggambar sketsa global yang disesuaikan dengan cerita atau narasi.
  5. Memberikan arsiran atau warna pada objek gambar sesuai karakter cerita.

Dasar-Dasar Pembuatan Gambar Ilustrasi

Penguasaan teknik dalam pembuatannya. Tampilan gambar yang menarik sangat ditentukan oleh keahlian pembuatnya. Objek ilustrasi dibuat dengan penguasaan menggambar bentuk yang baik dan menarik. Prinsip ini merupakan hubungan antara pembuat dengan gambar yang dibuat. Pesan yang tercantum di dalamnya. Gambar ilustrasi yang ditampilkan relevan (sesuai) atau satu kesatuan dengan isi cerita.Pesan yang terdapat pada cerita tersebut dapat ditampilkan secara tepat melalui gambar. Misalnya, tokoh Malin Kundang dapat digambarkan dengan kesan angkuh dan kaya raya, sesuai dengan isi cerita. Mudah dipahami. Sebuah gambar yang menarik memiliki satu kesatuan unsur yang harmonis. Gambar yang menjadi titik pusat perhatian dapat ditampakkan dengan jelas atau dominan. Dengan kata lain, tampilan gambar mempunyai kekuatan sebagai daya tarik terhadap penikmat atau pembacanya. Prinsip ini berhubungan antara gambar dengan pembaca.


Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi

Gambar ilustrasi menurut jenisnya, dapat dibedakan berdasarkan corak dan bentuk serta penempatannya yaitu:

2. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan corak dan bentuknya

  • Corak realistis adalah suatu gambar atau lukisan yang dibuat menyerupai wujud aslinya, sesuai dengan anatomi dan proporsinya.
  • Corak dekoratif adalah pengubahan corak atau bentuk yang tidak meninggalkan ciri khas atau karakter dan bentuk aslinya.
  • Corak karikaturis adalah suatu bentuk yang dilebihkan atau ditonjolkan dari sebagian bentuk tubuh objek yang digambar, namun masih terdapat karakter aslinya.
  • Corak ekspresionis adalah bentuk pada gambargambar ekspresi yang masih dapat dikenali wujud aslinya walaupun tidak tampak nyata.

2. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan penempatannya

  • Ilustrasi cerita

Ilustrasi cerita adalah ilustrasi yang digunakan sebagai pengiring dalam cerita pendek, cerita bersambung, ataupun fabel yang terdapat pada buku, majalah, surat kabar, dan tabloid.


  • Ilustrasi komik atau cerita bergambar

Komik adalah kumpulan gambar ilustrasi yang tersusun berurutan dan terpadu menjadi jalinan cerita bersambung. Pembuat komik dinamakan komikus atau ilustrator komik. Karya-karya komik umumnya berupa cerita-cerita kepahlawanan, pewayangan, cerita rakyat, dan humor.


  • Ilustrasi rubrik

Ilustrasi rubrik merupakan gambar penghias suatu ruang khusus atau kolom pada media cetak.

Baca Lainnya :  Stres Kerja

  • Ilustrasi sampul atau cover buku

Ilustrasi sampul atau cover buku adalah ilustrasi yang menghiasi sampul sebuah buku, majalah, buletin, dan sejenisnya.


  • Karikatur dan kartun

Gambar karikatur kebanyakan ditampilkan pada media massa, seperti koran dan majalah. Ciri penggambaran karikatur dan kartun tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya pada pesan yang disampaikan. Gambar karikatur umumnya sarat kritikan atau sindiran tertentu dengan gaya yang lucu. Sedangkan gambar kartun biasanya untuk tujuan humor atau lelucon.


  • Ilustrasi periklanan

Ilustrasi periklanan adalah gambar atau foto yangmenghiasi iklan produk-produk tertentu. Iklan tersebut bisa dalam bentuk baliho, brosur, atau poster. Misalnya, iklan produk obat-obatan dan makanan.


Tahap Menggambar Illustrasi

Berikut ini adalah beberapa tahapan menggambar ilustrasi yaitu:

1. Gagasan atau ide

Sebelum menggambar ilustrasi, harus dipahami betul tuntutan atau pesan yang terkandung dalam teks cerita atau sejenisnya. Misalnya, ilustrasi cerpen tentang cerita rakyat Malin Kundang. Setelah membaca dengan saksama teks cerita dari awal hingga akhir, maka yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

  1. Memilih adegan yang paling menonjol pada teks atau ceritanya.
  2. Menentukan atau membayangkan objek yang akan ditampilkan dalam gambar. Misalnya, Malin Kundang dan ibunya, dengan latar belakang kapal besar dan beberapa orang anak buahnya.
  3. Memahami perwatakan tokoh-tokoh ceritanya, mana yang perlu ditampilkan dengan wajah jahat, congkak, kejam, dan lain-lain, dan mana yang ditampilkan sebagai orang yang sedih, prihatin, miskin, dan lain-lain. Penggambaran yang penuh ekspresi akan memberikan kesan gambar lebih memikat.

2. Sketsa

Proses pengerjaan gambar diawali dengan membuat sketsa menggunakan pensil. Sketsa cukup dibuat secara sederhana. Penekanan pensil tidak perlu terlalu tegas. Perlu diperhatikan pula unsur-unsur keseimbangan, komposisi, perspektif, dan lain-lain.


3. Pewarnaan gambar

Dalam pewarnaan gambar, baik dengan teknik hitamputih maupun pembagian warna, perlu diperhitungkan unsur-unsur yang merupakan efek dari kesan pencahayaan. Gambar yang menarik selalu dipengaruhi oleh kesan pencahayaan yang tepat. Artinya, mana yang mendapat kesan gelap dan mana yang terang, serta dapat menentukan dari mana sinar itu datang dan ke mana jatuhnya bayangan. Pewarnaan yang disertai penempatan bayangan yang baik dapat memberikan kesan tiga dimensi pada gambar tersebut.


Unsur-Utama Gambar Ilustrasi

Berikut ini adalah beberapa unsur-unsur gambar ilustrasi yaitu:

  • Gambar manusia

Untuk dapat menggambar bentuk manusia dengan hasil yang baik dan memuaskan, kita perlu mempelajari dengan tekun unsur proporsi dan anatomi. Proporsi artinya perbandingan ukuran pada bagianbagian tubuh manusia. Penggambaran proporsi disesuaikan dengan tingkat atau golongan usia, yaitu proporsi anak hingga dewasa. Anatomi merupakan bentuk daribagian-bagian tubuh. Prinsip proporsi dan anatomi ini juga berlaku dalam menggambar makhluk hidup lainnya.


  • Gambar binatang

Proporsi dan bentuk tiap jenis binatang tentu berbeda. Misalnya, ada perbedaan antara kuda dan lembu, kambing, kerbau, singa, jerapah, dan sebagainya


  • Gambar tumbuhan

Tumbuhan juga beragam jenisnya dan masing-masing memiliki bentuk yang berbeda. Pohon mangga mempunyai bentuk khas, lain dengan pohon jeruk atau nangka. Pohon kelapa mempunyai bentuk khas yang berbeda dengan pohon jati dan sebagainya. Perbedaanperbedaan itu, antara lain pada proporsi secara keseluruhan bentuk, bentuk cabang dan ranting, bentuk batang, dan bentuk helaian daun.


  • Gambar benda

Terdapat beragam benda di sekitar kita, baik bendabenda alam maupun benda-benda buatan manusia. Masing-masing benda pun memiliki karakter yang khas yang berbeda antara satu dengan lainnya. Misalnya, bentuk kain berbeda dengan kertas, permukaan kayu berbeda dengan kaca, dan lain-lain.


Manfaat Menggambar

Secara garis besar fungsi dan manfaat gambar bagi anak dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Menggambar sebagai alat bercerita (bahasa visual/bentuk)
  2. Menggambar sebagai media mencurahkan perasaan
  3. Menggambar sebagai alat bermain

Ketika anak menggambar terjadi peristiwa berfantasi. Jadi menggambar melatih anak berfantasi. Fantasi yang muncul adalah bentuk-bentuk yang kadangkala aneh dilihat orangtua atau bentuk sederhana seperti lingkungan sekitar anak.

  1. Menggambar melatih ingatan
  2. Menggambar melatih berpikir komprehensif (menyeluruh)
  3. Menggambar sebagai media sublimasi perasaan
  4. Menggambar melatih keseimbangan
  5. Menggambar mengembangkan kecakapan emosional
  6. Menggambar melatih kreativitas anak
  7. Menggambar melatih ketelitian melalui pengamatan langsung

Demikian Penjelasan Materi Tentang Pengertian Menggambar: Pengertian, Media, Bahan, Alat, Macam, Teknik, Proses, Dasar, Jenis, Tahap, Unsur dan Manfaat Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.