Protein adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Protein?Mungkin anda pernah mendengar kata Protein? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, fungsi, jenis, klasifikasi, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Protein adalah

Pengertian Protein

Protein merupakan kelompok senyawa organik bernitrogen yang rumit dengan bobot molekul tinggi yang sangat penting bagi kehidupan  yang terdiri atas beratus ratus atau beribu ribu asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida dan merupakan bahan utama pembentukan sel dan inti sel. Protein termasuk salah satu zat atau komponen yg dibutuhkan oleh tubuh yg berfungsi sebagai pembangun dan penggganti sel sel tubuh yg rusak.


Fungsi Protein

Berikut adalah beberapa fungsi protein antara lain sebagai berikut:


  • Sebagai Sumber Karbonhidrat.
  • Untuk memfasilitasi reaksi biokimiawi dan metabolisme tubuh.
  • Sebagai antibodi untuk sistem kekebalan tubuh.
  • Membantu serta mendorong pertumbuhan dan dapat memelihara susunan juga struktur tubuh dari sel, jaringan hingga sampai ke dalam organ-organ tubuh.
  • Sebagai penyediaan energi bagi tubuh.
  • Diperlukan dalam pembentukan tulang, otot, tulang rawan, kulit, dan darah.
  • Membantu kerja tubuh dalam menetralkan atau menghancurkan zat-zat asing yang masuk kedalam tubuh.
  • Memelihara serta juga menjaga keseimbangan asam basa serta cairan tubuh dikarenakan protein tersebut juga berfungsi ialah sebagai buffer (penahan).
  • Sebagai asupan diet serta juga rendah gula.

Jenis Protein Berdasarkan Sumber Protein

Berikut adalah jenis protein diantaranya yakni:


  1. Protein Nabati merupakan protein yang berasal dari tanaman atau tumbuh-tumbuhan. Contoh daging sapi, daging ayam, susu, udang, telur, belut, ikan gabus dan lain-lain.
  2. Protein Hewani merupakan protein yang terdapat dari hewan. Contoh jagung, kacang kedelai, kacang hijau, dan jenis kacang-kacangan lainnya yang mengandung protein tinggi.
Baca Lainnya :  Kurva Permintaan

Klasifikasi Protein

Berikut adalah beberapa klasifikasi protein berdasarkan fungsi biologisnya antara lain yaitu:

  1. Protein Enzim merupakan protein yang berperan pada biokatalisator dan pada umumnya mempunyai bentuk globular.
  2. Protein Pengangkut mempunyai kemampuan membawa ion atau molekul tertentu dari satu organ ke organ lain melalui aliran darah.
  3. Protein Struktural merupakan protein sebagai pembentuk struktural sel jaringan dan memberi kekuatan pada jaringan.
  4. Protein Hormon merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin membantu mengatur aktifitas metabolisme didalam tubuh.
  5. Protein Pelindung merupakan protein yang pada umumnya terdapat pada darah, melindungi organisme dengan cara melawan serangan zat asing yang masuk dalam tubuh.
  6. Protein Kontraktil  merupakan protein yang berperan dalam proses gerak, memberi kemampuan pada sel untuk berkontraksi atau mengubah bentuk.
  7. Protein Cadangan merupakan protein yang disimpan dan dicadangan untuk beberapa proses metabolisme.
  8. Pengendali Pertumbuhan merupakan protein yang bekerja sebagai penerima (reseptor) yang dapat memengaruhi fungsi bagian-bagian DNA.

Struktur Susunan Molekul

  1. Protein fibrilier atau skleroprotein merupakan protein yang berbentuk serabut.
  2. Protein globuler atau sferoprotein merupakan protein yang berbentuk bola. Protein ini banyak terdapat pada bahan makanan seperti telur, susu dan daging.

Berdasarkan Daya Larutnya

  • Albumin memiliki sifat larut dalam air dan terkoagulasi panas. Contohnya albumin telur, albumin serum, dan laktalbumin dalam susu.
  • Globulin memiliki sifat tidak larut dalam air, terkoagulasi oleh panas, larut dalam larutan garam encer, dan mengendap apabila dalam larutan garam dengan konsentrasi tinggi. Contohnya adalah miosinogen dalam otot, ovoglobulin dalam kuning telur, legumin dalam kacang-kacangan.
  • Glutelin glutelin memiliki sifat idak larut dalam pelarut netral namun larut dalam asam dan basa encer. Contohnya glutenin dalam gandum, orizenin dalam beras.
  • Prolamin atau gliadin larut dalam alkohol 70-80% dan tidak larut dalam air dan alkohol absolut. Contohnya gliadin dalam gandum, zein pada jagung.
  • Histon memiliki sifat larut dalam air namun tidak larut dalam amonia encer. Dapat mengendap dalam pelarut protein lainnya serta histon yang terkoagulasi karena proses pemanasan, dapat larut lagi dalam larutan asam encer. Contohnya globin dan hemoglobin.
  • Protamin protein ini larut dalam air namun tidak terkoagulasi oleh panas. Larutan protamin encer dapat mengendapakan protein lain, bersifat basa kuat, dan apabila bertemu  dengan asam kuat dapat membentuk garam kuat. Contohnya skombrin pada ikan makarel, salmin dalam ikan salmon.

Contoh Makanan Yang Mengadung Protein

Berikut adalah beberapa contoh makanan yang mengandung protein diantaranya yakni:

Baca Lainnya :  Umbi Akar

  • Telur merupakan bahan makanan yang terjangkau dan bergizi. Tak hanya tinggi protein, telur ayam juga mengandung vitamin B, folat, selenium, dan kolin.
  • Tempe dan Tahu merupakan makanan murah meriah dan lezat, tempe dan tahu sudah menjadi alternatif daging sejak lama. Dua bahan makanan ini bisa diolah menjadi apa saja dan tetap memberikan asupan protein yang tinggi. Tempe dan tahu mengandung 10-19 gram protein per 100 gram. Selain itu, tempe juga mengandung probiotik, vitamin B, magnesium dan fosfor.
  • Yogurt merupakan jenis makanan yang mengandung kandungan protein tinggi, yogurt bisa menjadi alternatif yang bagus. Pilihlah yogurt plain yang tanpa lemak. Dalam satu cup kecil yogurt mengandung 17 gram protein.
  • Kacang-kacangan selain bergizi, kacang juga kaya akan serat yang bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama. Kacang kedelai baik bagi jantung karena dapat membantu menurunkan kolesterol.
  • Daging sapi tanpa lemak memiliki protein yang tinggi, terlebih rasanya pun juga lezat. Makanan yang menandung protein daging sapi seberat 85 ons yang di masak dengan lemak 10% mengandung 22 gram protein dan 184 kalori.
  • Ikan tuna memiliki lemak dan kalori yang rendah sehingga sebagian besar yang terkandung dalamnya adalah protein. Seperti ikan lainnya, tuna mengandung nutrisi yang kaya akan lemak omega – 3. Dalam 1 ons tuna mengandung 30 gram protein dan 157 kalori.
  • Susu Kedelai telah lama menjadi sumber protein nabati pengganti susu sapi. Apalagi harganya terbilang lebih murah dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Segelas susu kedelai mengandung 7 gram protein dan juga nutrisi lainnya seperti kalsium, vitamin D dan vitamin B12.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Protein adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Klasifikasi, Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya