Senyawa Kimia

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Senyawa Kimia? Mungkin anda pernah mendengar kata Senyawa Kimia? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, ciri, jenis, sifat, penamaannya, macam, rumus dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Senyawa Kimia: Pengertian, Ciri, Jenis, Sifat Serta Penamaannya

Pengertian Senyawa Kimia

Senyawa kimia ialah partikel kimia murni yang terdiri dari dua ataupun lebih partikel yang telah rusak lagi menerupakan partikel pembuatannya dengan reaksi kimia. Setiap senyawa kimia dapat dibedakan dengan rumus kimia beserta memperhitungkan jumlah atom pembuatannya. Senyawa kimia dapat didapatkan dalam beragam wujud mulai dari padatan, cairan sampai gas.


Ciri-Ciri Senyawa Kimia

Berikut ini ada beberapa ciri senyawa kimia, antara lain sebagai berikut:

  1. Senyawa kimia ialah suatu wujud partikel yang tunggal
  2. Bisa dimekarkan lagi sebagai jumlah partikel yang sesuai dengan beberapa partikel yang membuat atau membentuknya melewati prosedur atau reaksi kimia.
  3. Bangunan atau beberapa partikel yang digunakan untuk mendirikan suatu senyawa lainnya. Hal tersebut menimbulkan bentuk yang dimiliki senyawa kimia bertentangan dengan bentuk yang dimiliki oleh partikel pembuatnya.
  4. Senyawa kimia terwujud dari kombinasi partikel kimia dengan persamaan tertentu.

Jenis-Jenis Senyawa Kimia

Berikut ini ada beberapa jenis senyawa kimia, antara lain sebagai berikut:

  • Senyawa Organik

Senyawa organik ialah bentuk senyawa kimia yang dirangkai oleh karbon dan hidrogen sebagai partikel utamanya. Akan tetapi, dalam senyawa ini juga diperoleh partikel lain misalnya oksigen, halogen, belerang dan fosfor.


  • Senyawa Oksida

Senyawa oksida ialah bentuk senyawa kimia yang partikel pembuatnya terdiri dari partikel oksigen dan partikel sebagainya. Pada biasanya, senyawa ini terwujud karena tampaknya oksidasi partikel yang dibuat oksigen di udara.


  • Senyawa Basa

Senyawa basa ialah bentuk senyawa kimia yang memberi atau menhirup ion H+. Senyawa ini mempunyai pH lebih besar dari 7 dan membuang ion OH-.

Baca Lainnya :  Borderline Personality Disorder

  • Senyawa Ionik

Senyawa ionik ialah bentuk senyawa kimia yang terwujud dari partikel-partikel ion. Partikel ion tersebut ditunggalkan dengan memakai gaya elaktrostatik.


Sifat-Sifat Senyawa Kimia

Berikut ini ada beberapa sifat-sifat senyawa kimia, antara lain sebagai berikut:

  1. Senyawa terwujud dari sebagian partikel kimia melewati reaksi kimia.
  2. Bentuk yang dimiliki suatu senyawa berselisih dengan bentuk partikel yang membuatnya. Hal tersebut karena perbandingan gabungan partikel yang diperankan dalam suatu senyawa kimia.
  3. Senyawa dapat dibentangkan menjadi sebagian partikel tertentu.
  4. Tidak dapat dipecahkan secara fisika.

Penamaan Senyawa Kimia

Berikut ini ada beberapa penamaan dari senyawa kimia, antara lain sebagai berikut:

No.
Nama Senyawa
Rumus Kimia
No.
Nama Senyawa
Rumus Kimia
1.
Air
H2O
51.
Tembaga (II) Oksida
CuO
2.
Etanol
C2H5OH
52.
Etanal
C2H4O
3.
Glukosa
C6H12­O6
53.
Magnesium Oksalat
MgC2O4
4.
Perak Nitrat
AgNO3
54.
Kalium Iodida
KI
5.
Kalsium Nitrat
Ca(NO3)2
55.
Kalium Permanganat
KMnO4
6.
Kalium Sulfat
K2SO4
56.
Kromium (III) Klorida
CrCl3
7.
Magnesium Hidroksida
Mg(OH)2
57.
Natrium Kromat
Na2CrO4
8.
Kalsium Karbonat
CaCO3
58.
Kalium Dikromat
K2Cr2O7
9.
Perak Klorida
AgCl
59.
Besi (III) Oksida
Fe2O3
10.
Propanon
C3H6O
60.
Asam Etanoat
C2H4O2
11.
Tembaga (II) Sulfat
CuSO4
61.
Barium Hidroksida
Ba(OH)2
12.
Karbon Dioksida
CO2
62.
Amonium Klorida
NH4Cl
13.
Natrium Klorida
NaCl
63.
Seng (II) Sulfat
ZnSO4
14.
Asam Klorida
HCl
64.
Barium Sulfat
BaSO4
15.
Magnesium Oksida
MgO
65.
Magnesium Hidrogen Karbonat
Mg(HCO3)2
16.
Barium Klorida
BaCl2
66.
Raksa (I) Bromida
Hg2Br2
17.
Litium Fluorida
LiF
67.
Nikel (III) Fosfat
NiPO4
18.
Barium Sulfida
BaS
68.
Emas (III) Klorida
AuCl3
19.
Tembaga (I) Oksida
Cu2O
69.
Mangan (II) Oksida
MnO
20.
Besi (III) Klorida
FeCl3
70.
Aluminium Oksida
Al2O3
21.
Amonium Hidroksida
NH4OH
71.
Karbon Monoksida
CO
22.
Natrium Karbonat
Na2CO3
72.
Nitrogen (I) Oksida
N2O
23.
Amonium Nitrat
NH4NO3
73.
Titanium (III) Karbonat
Ti2(CO3)3
24.
Besi (II) Sulfida
FeS
74.
Perak Oksalat
Ag2C2O4
25.
Metana
CH4
75.
Besi (II) Sulfat
FeSO4
26.
Amonia
NH3
76.
Dimetil Eter
C2H6O
27.
Natrium Hidroksida
NaOH
77.
Benzena
C6H6
28.
Kalium Fosfat
K3PO4
78.
Anilina
C6H5NH2
29.
Rubidium Oksalat
Rb2C2O4
79.
Asam Nitrat
HNO3
30.
Sesium Bromida
CsBr
80.
Amonium Fosfat
(NH4)3PO4
31.
Timbal (II) Iodida
PbI2
81.
Difosfor Pentaoksida
P2O5
32.
Besi (III) Bromida
FeBr3
82.
Kriolit
Na3AlF6
33.
Hidrogen Sulfida
H2S
83.
Seng Oksida
ZnO
34.
Aluminium Bromida
AlBr3
84.
Asam Sulfat
H2SO4
35.
Barium Oksida
BaO
85.
Karbon Tetraklorida
CCl4
36.
Silika
SiO2
86.
Metanol
CH4O
37.
Etilena
C2H2
87.
Aluminium Hidroksida
Al(OH)3
38.
Butana
C4H10
88.
Nitrogen Dioksida
NO2
39.
Hidrogen Peroksida
H2O2
89.
Kalsium Sulfida
CaS
40.
Kalium Tiosulfat
K2S2O3
90.
Stronsium Fosfat
Sr3(PO4)2
41.
Timbal (II) Nitrat
Pb(NO3)2
91.
Litium Flourida
LiF
42.
Tembaga (II) Sulfida
CuS
92.
Belerang Heksaklorida
SCl6
43.
Asam Oksalat
H2C2O4
93.
Fosfin
PH3
44.
Besi (III) Sulfat
Fe2(SO4)3
94.
Etilen Glikol
C2H6O2
45.
Belerang Trioksida
SO3
95.
Barium Iodida
BaI2
46.
Asam Salisilat
C7H6O3
96.
Fosfor Pentaklorida
PCl5
47.
Aspirin
C9H8O4
97.
Oleum
H2S2O7
48.
Kalsium Klorida
CaCl2
98.
Fenol
C6H5OH
49.
Litium Bromida
LiBr
99.
Kalium Asetat
CH3COOK
50.
Natrium Sulfit
Na2SO3
100.
Ozon
O3

Macam-Macam Reaksi Senyawa Kimia

Berikut ini adalah beberapa reaksi senyawa kimia yaitu:

Baca Lainnya :  Kaderisasi Adalah

1. Reaksi Substitusi

Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian suatu atom dengan atom lain. Reaksi substitusi disebut juga reaksi penggantian tunggal. Reaksi substitusi yang melibatkan nukleofil disebut reaksi susbstitusi nukleofilik (SN), sedangkan reaksi substitusi yang melibatkan elektrofil disebut reaksi substitusi elektrofilik. Pada reaksi substitusi, baik elektrofil maupun nukleofil akan menggantikan atom hidrogen maupun atom lainnya dalam gugus fungsi suatu senyawa. Umumnya, senyawa aromatik dan alifatik mengalami reaksi substitusi elektrofilik yang mana atom H digantikan oleh elektrofil.


2. Reaksi Penggantian Ganda

Reaksi penggantian ganda adalah reaksi di mana dua senyawa saling berganti pasangan ion atau ikatan untuk membentuk senyawa baru yang berbeda.


3. Reaksi Elementer

Reaksi elementer adalah reaksi pemecahan paling sederhana yang dapat menghasilkan produk sampingan. Reaksi elementer hanya terdiri dari satu atau dua molekul karena pada reaksi ini moleku-molekul sulit bergabung.


4. Reaksi Adisi

Reaksi adisi adalah reaksi pemutusan ikatan rangkap dua atau ikatan rangkap tiga menjadi ikatan kovalen tunggal. Reaksi adisi dapat digunakan untuk membedakan alkana dan alkena. Reaksi adisi elektrofilik adalah reaksi yang mana sebuah elektrofil akan mengganti ikatan rangkap untuk membentuk karbokation dan kemudian bereaksi dengan nukleofil. Aturan Markovnikov menyatakan sebuah molekul polar pada alkena atau alkuna dalam adisi heterolitik, atom yang memiliki keelektronegatifan yang lebih besar akan terikat dengan atom karbon yang mengikat atom hidrogen paling sedikit.


5. Reaksi Eliminasi

Reaksi eliminasi adalah reaksi pemisahan substituen dari suatu molekul.

Rumus-Rumus Senyawa kimia

Berikut ini adalah beberapa rumus senyawa kimia yaitu:
  • Rumus Kimia Air

Rumus kimia air adalah seperti saya sebutkan diatas H2O yang terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O.

Baca Lainnya :  Vitamin Adalah

  • Rumus Kimia Garam

Rumus kimia garam atau Natrium Klorida adalah NaCl yang terdiri dari 1 atom Na dan 1 atom Cl.


  • Rumus Kimia Karbon Dioksida

Rumus kimia karbon dioksida adalah CO2 yang terdiri dari 1 atom C dan 2 atom O.


  • Rumus Kimia Karbon Monoksida

Rumus kimia karbon monoksida adalah CO yang terdiri dari 1 atom C dan 1 atom O.


  • Rumus Kimia Amonia

Rumus kimia amonia adalah NH3 yang terdiri dari 1 atom N dan 3 atom H.

  • Rumus Kimia Nitrogen Monoksida

Rumus kimia nitrogen monoksida adalah NO yang terdiri dari atom 1 N dan 1 atom O.

  • Rumus Kimia Sulfur Dioksida

Rumus kimia sulfur dioksida adalah SO2 yang terdiri dari 1 atom S dan 2 atom O.

  • Rumus Kimia Metana

Rumus kimia metana adalah CH4 yang terdiri dari 1 atom C dan 4 atom H.

Contoh Senyawa Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh senyawa kimia yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali macamnya, seperti senyawa campuran dan senyawa anorganik. Adapun berikut akan saya berikan beberapa contoh senyawa dalam kehidupan sehari-hari beserta rumusnya dan juga kegunaan dari senyawa tersebut.

Pengertian, Sifat, Ciri, dan Contoh Senyawa Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari
No. Senyawa Rumus Manfaat
1. Asam Asetat CH3COOH Cuka makan
2. Amoniak NH3 Pupuk
3. Asam Askorbat C6H8O6 Vitamin C
4. Kalsium karbonat CaCO3 Bahan Bangunan
5. Soda kue NaHCO3 Mmembuat roti
6. Karbon dioksida CO2 Penyegar minumam
7. Aspirin C9H8O4 Mengurangi rasa sakit
8. Magnesium hidroksida Mg(OH)2 Obat penawar rasa asam
9. Asam klorida HCl Pembersih lantai
10. Natrium Klorida NaCl Garam Dapur
11. Natrium hidroksida NaOH Pengering

Demikian Penjelasan Materi Tentang Senyawa Kimia: Pengertian, Ciri, Jenis, Sifat, Penamaannya, Macam, Rumus dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.