Storyboard adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Storyboard? Mungkin anda pernah mendengar kata Storyboard? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, fungsi, tujuan, komponen, prinsip, cara membuat. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Storyboard adalah

Pengertian Storyboard

Storyboard merupakan suatu kumpulan sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita, dengan storyboard maka pembuat cerita dapat menyampaikan ide cerita secara lebih mudah kepada orang lain, dengan adanya storyboard maka pembuat cerita dapat membuat seseorang membayangkan suatu cerita mengikuti gambar-gambar yang sudah tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita kita.


Fungsi Storyboard

Berikut adalah beberapa fungsi stroryboard antara lain yakni:


  • Dapat menggambarkan sketsa cerita sebuah film/animasi berdasarkan garis besar seperti awal tengah akhir.
  • Untuk memudahkan dalam membuat perencanaan dan memahami alur pada film.
  • Serta berguna dalam pembuatan suatu game, ketika membuat sketsa alur game tersebut dari awal sampai selesai.
  • Sebagai konsep dan ungkapan kreatif dalam menyampaikan pesan & gagasan secara visual

Tujuan Storyboard

Adapun beberapa Tujuan storyboard antara lain yakni:


  1. Sebagai panduan bagi orang-orang yang terlibat didalamnya mulai dari sutradara, penulis cerita, lighting dan kameramen.
  2. Memungkinkan seorang pembuat film untuk mempresvisualisasikan ide-idenya.
  3. Untuk memudahkan orang lain untuk memahami alur dan isi dari cerita yang ingin disampaikan
  4. Untuk mengkomunikasi ide keseluruhan film
  5. Sebagai alat untuk membantu menjelaskan suatu alur narasi dari sebuah cerita
  6. Berperan dalam pewaktuan “timing” pada sequence,, percobaan-percobaan dengan sudut padang kamera,, perpindahan dan kesibambungan “continuty” antara elemen-elemen dalam sebuah frame.
  7. Untuk memudahkan dan mempercepat proses pembuatan film, baik itu film pendek maupun film berdurasi panjang
  8. Dapat Menerangkan suatu alur narasi dari sebuah cerita dengan mudah.
Baca Lainnya :  Membaca Cepat

Komponen Penyusunan Storyboard

Berikut adalah Komponen-komponen penyusun storyboard antara lain sebagai berikut:


  • Bagian Judul Biasanya berisi tentang Judul, Episode, Scene, dan Halaman
  • Bagian Sub Judul Biasanya berisi tentang Penjelasan Take shot, Panel, Squence, Lokasi, dan Setting Waktu
  • Bagian Visual Biasanya berisi tentang Gambaran adegan dengan menyisipkan visual atau foto, grafis, dll. Anda juga dapat mencakup teks yang akan ditampilkan di layar, atau Anda dapat membuat bagian lain untuk teks.
  • Bagian Audio Biasanya berisi tentang uraian audio yang akan melengkapi berupa nama dari file musik atau rekaman, dan atau efek suara (SFX) yang akan bermain di layar masing-masing.
  • Bagian Dialog/Action Biasanya berisi detil action dan pergerakan kamera (framing, angle) serta dialog adegan (jika ada)
  • Bagian Properties Biasanya berisi tentang penjelasan artistic, property, wardrobe, dan Timing/ durasi

Secara umum dalam penulisan storyboard harus adanya satu kesatuan yang saling mendukungkarna terdiri dari beberapa adegan yang tersusun didalamnya:

  • Bentuk adegan/potongan-potongan gambar sketsa
  • Bentuk (alur cerita) untuk memperjelas gambar sketsa
  • Bentuk dramatisasi (adegan yang berisi tentang adegan karakter tertentu)

Prinsip Penulisan Storyboard

Berikut adalah beberapa prinsip dalam penulisan storyboard antara lain yakni:

  1. Kreatif yaitu pesan visual/ ide yang disampaikanharus asli atau tidak meniru
  2. Komunikatif maksudnya yaitu bahasa yang digunakan mudah diterima dengan baik dan lancar
  3.  Efisien maksudnya yaitu pesan yang disampaikanmempunyai keteraturan sehinggasesuai dengan apa yang diingikan
  4. Efektif maksudnya yaitu pesan yang disampaikan tepatdan lancar sesuai tujuan dansasaran yang ingin dicapai.
  5. Estetis maksudnya yaitu pesan atau gagasan yang disampaikanmemiliki unsur atau nilai keindahan.

Supaya dapat memenuhi Prinsip prinsip tersebut maka konsep dan strategi yang harus dilakukan yaitu:

KONSEP 5 W + 1 H =‘What, Why, Who, Which, Where, How.’

Baca Lainnya :  Sel Lemak

Yang meliputi :

  • Ide cerita dan pesan apa yang disajikan dalam naskah
  • Apa jenis genre dan suasana yang hendak dicapai 
  •  Apa settingnya (lokasi dan waktu) dan bagaimana alurnya
  • Kepada siapa cerita ini diperuntukan (anak – anak, dewasa, atau segala usia)
  • Bagaimana cara pengambilan gambarnya (pemilihan warna, framing, dan angle)
  • Apa peluang dan target dari pembuatan film tersebut
  •  Apa yang diperlukan untuk mendukung cerita (property, wardrobe,actor/aktris)
  •  Kebiasaan, pola dan cara masyarakat.
  • Teknik Pendekatan komunikasi dan kreatif apa yang tepat untuk itu

Cara Membuat Storyboard

  1. Pertama adalah membuat rincian naskah
  2. Kedua yaitu buatlah catatan tentang point-point penting, yaitu ide dan konsep yang akan dijadikan storyboard
  3. Ketiga yaitu mentukan media yang nantinya dibuat storyboard. Ini bisa dalam bentuk gambar manual atau aplikasi komputer
  4. Keempat yaitu Buatlah gambar sketsa kasar mengenai alur cerita dalam storyboard, lengkapi dengan penjelasan dan keterangan dalam pembuatan video/ film
  5. Kelima yaitu Visualisasikan adegan utama secara nyata
  6. Keenam yaitu Storyboard yang dibuat harus dilengkapi dengan informasi berikut:
  • Sketsa / gambaran mengenai layar, halaman/ frame
  • Warna, bentuk, dan juga ukuran grafik jika perlu
  • Teks asli
  • Jika menggunakan teks, sebaiknya cantumkan informasi warna, ukuran, dan tipe tulisan
  • Narasi (bila perlu)
  • Animasi (bila perlu)
  • Video (bila perlu)
  • Audio (bila perlu)
  • Interaksi dengan audiens (bila perlu)

Demikian Penjelasan Materi Tentang Storyboard adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Komponen, Prinsip, Cara Membuat

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya