Strategi Bisnis

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Strategi Bisnis? Mungkin anda pernah mendengar kata Strategi Bisnis? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, tujuan, manfaat, jenis, cara menyusun, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Strategi Bisnis

Pengertian Strategi Bisnis

Strategi Bisnis merupakan suatu bentuk atau ide serta konsep maupun rencana yang dibuat untuk memajukan usahanya sehingga menjadi berkembang dan maju. Tanpa strategi bisnis akan mengalami kesulitan untuk bisa bertahan dalam persaingan pasar.


Tujuan Strategi Bisnis

Berikut adalah beberapa tujuan membuat strategi bisnis diantaranya yakni:


  • Untuk kelangsungan usaha dalam artian apabila perusahaan yang melakukan strategi bisnis yang unik serta cara pemasaran yang baik akan membuat usahanya bertahan dan awet.
  • Dapat meningkatkan penjualan dan laba yang tidak dapat diikuti oleh para pesaing.
  • Dapat menciptakan produk, layanan, dan model bisnis baru karna mempunyai strategi atau ide yang akan direncanakan.

Manfaat Strategi Bisnis

Adapun beberapa manfaat strategi bisnis diantaranya yakni:


  1. Sebagai pedoman dalam membangun bisnis tentunya dapat membantu para pebisnis untuk dapat mengetahui arah pengembangan usahanya.
  2. Meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan.
  3. Dapat memperluas usaha.
  4. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan para pebisnis bisa mengetahui berapa tingkat keberhasilan dari langkah bisnis yang sudah dilakukannya.
  5. Mampu memenangkan persaingan apabila pesaing ternyata belum mengaplikasikan strategi bisnis yang baik, maka tentunya dapat memenangkan persaingan dengan lebih mudah.
Baca Lainnya :  Arbitrase adalah

Jenis-Jenis Strategi Bisnis

Berikut adalah beberapa jenis-jenis strategi bisnis antara lain yakni:


1. Pertumbuhan

Strategi pertumbuhan  merupakan suatu jenis strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan atau suatu organisasi guna memperluas jumlah pasar yang dilayani atau produk yang ditawarkan, baik dengan melalui bisnis nya saat ini atau dengan membuka bisnis baru. Dengan menggunakan strategi ini suatu organisasi bisa meningkatkan jumlah pendapatannya, jumlah karyawan, atau pun pangsa pasar-nya.


2. Stabilitas

Strategi stabilitas merupakan suatu strategi organisasi yang dimana organisasi terus melakukan apa yang sedang dilakukannya sekarang. Misalnya seperti terus melayani pelanggan atau konsumen yang sama dengan cara menawarkan produk atau layanan yang sama, mempertahankan pangsa pasar yang ada, dan mempertahankan operasi bisnis saat ini. Dalam hal ini organisasi tidak mengalami pertumbuhan dan tidak juga mengalami kemunduran.


3. Pembaharuan

Pada saat sudah organisasi atau perusahaan sedang mengalami masalah, maka organisasi tersebut harus melakukan sesuatu. Para manajer harus mengembangkan suatu strategi, yang disebut dengan strategi pembaruan, yang menangani penurunan kinerja organisasi. Terdapat 2 tipe utama dalam strategi ini, yaitu strategi penciutan atau retrenchment dan strategi turn around. Strategi penciutan adalah strategi yang dimaksudkan untuk melakukan pengurangan atas pasar atau pun beberapa fungsi dalam organisasi yang mempunyai aliran keuangan negatif. Pada umumnya strategi ini diaplikasikan pada perusahaan atau organisasi yang sedang berada di tahap menurun. Strategi turn around adalah strategi yang digunakan untuk mengembalikan penurunan profitabilitas menuju pemulihan dan pencapaian keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Perusahaan atau organisasi yang berada dalam keadaan kritis memerlukan suatu tindakan drastis dan restrukturisasi untuk menghasilkan perubahan haluan.


Cara Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif

Adapun beberapa cara menyusun strategi bisnis yang efektif diantaranya yakni:

Baca Lainnya :  Contoh Membuat Proposal Kegiatan

1. Berpikir Kritis (Critical Thinking)

Dengan berpikir kritis akan lebih mudah dalam mengidentifikasi masalah-masalah yang ada saat ini. Dengan mengetahui masalah yang muncul, seseorang akan berusaha untuk mencari solusi terbaik serta dapat meminimalisir resiko yang akan dihadapi.


2. Berpikir Kreatif (Creative Thinking)

Dalam menjalankan bisnis, pengusaha dituntut untuk berpikir kreatif terutama dalam menentukan jenis produk yang akan diproduksi. Keunggulan suatu produk atau jasa serta kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat akan menarik minat mereka untuk menggunakannya.


3. Berani Mengambil Resiko (Dare to Take Risks)

Bisnis adalah dunia yang penuh lika-liku dan tidak ada yang berjalan mulus sesuai harapan. Ketika memutuskan untuk memulai suatu bisnis dibutuhkan mental berani mengambil resiko. Orang yang penuh dengan keraguan akan kesulitan bahkan untuk memulai sekalipun. Walaupun begitu bukan berarti seseorang yang berani mengambil resiko tidak akan mengalami kendala dan masalah maka tetap perlu bekerja keras agar usaha yang dijalankan berbuah manis.


4. Berpikir Terbuka dan Oportunis (Open Minded and Opportunist)

Menjalankan bisnis harus berpikir terbuka, terutama melihat bisnis dalam sudut pandang yang berbeda untuk memunculkan ide-ide baru. Orang yang berpikir terbuka lebih mudah menerima kritik dari orang lain. Seseorang yang oportunis akan lebih mudah dalam memanfaatkan segala peluang yang ada.


5. Menjadi Orisinil (Authentic)

Menciptakan produk yang memiliki ciri khas, karena hal tersebut yang akan membedakan produk kamu dari produk sejenis di mata konsumen.


Contoh Strategi Bisnis

Berikut adalah beberapa contoh strategi bisnis diantaranya yakni:


1. Strategi Akuisisi

strategi akuisis merupakan suatu contoh strategi bisnis dalam memasarkan produk, barang, maupun jasanya dengan menggunakan strategi yang berfokus pada membeli atau mengakuisisi kompetitor dibandingkan menciptakan sesuatu sendiri.Strategi ini mempunyai satu tujuan yaitu meningkatkan jangkauan dan basis pengguna atau pelanggan. Contoh yang menerapkan strategi ini adalah Facebook. Seperti kita ketahui Facebook sudah mengakuisisi Instagram, WhatsApp, Oculus, dan lain sebagainya.

Baca Lainnya :  Periodisasi Adalah

2. Diferensiasi Produk

Perusahaan teknologi Apple membedakan sistem operasi produknya dari produk lain. Hal tersebut dapat membedakan produk Apple dengan produk lain dan dapat membangun pengikut tersendiri.


3. Social Media Marketing

Strategi bisnis dengan menggunkaan social media marketing sanagatlah efektif karna dapat mempromosikan produknya keseluruh penjuru dunia. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk menjangkau banyak audiens dan untuk meningkatkan brand awareness ke target pasar professional muda. Serta mampu menjual produk dengan sangat mudah contohnya seperti kita mempromosikan produk kita di sosial media seperti instagram, facebook, whatshap, maupun blog.


4. Menciptakan Pasar Baru

Dalam artiaan membuat strategi bisnis yang unik dan belum ada pembisnis yang melakukan dan menciptakan produk tersebut sehingga para pelaku bisnis bisa mengambang-kan strategi untuk diaplikasikan dimana para pelaku bisnis sendiri menciptakan pasar yang bahkan terdapat kompetitor atau pesaing yang masuk. Sehingga para pelaku bisnis akan menjadi lebih mudah untuk merencanakan pengembangan bisnis yang tepat.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Strategi Bisnis : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis, Cara Menyusun, Dan Contoh

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya.